Thursday, March 06, 2008

Sistem grading atau pengujian kualitas mutiara


Small South sea pearls (Gustaf's Collection)

Penentuan kualitas mutiara didasarkan pada standar kelas mutiara, namun secara umum mutiara ditentukan oleh: 1) ukuran mutiara, dimana makin besar ukurannya makin mahal. Perbedaan harganya bahkan sangat besar apabila ukuran diameter mutiara sudah berada di atas 7 milimeter, 2) bundar tidaknya mutiara, mutiara bundar cenderung disukai dengan demikian harganya cenderung lebih mahal, namun ada juga bentuk-bentuk tertentu seperti bentuk air mata yang juga diminati konsumen mutiara, 3) lustre mutiara, istilah untuk menggambarkan daya pantul mutiara terhadap obyek atau cahaya, 4) permukaannya tidak cacat, goresan atau bercak di permukaan menurunkan kualitas mutiara, dan 5) warna mutiara, warna pink banyak disukai orang Amerika, orang Eropa cenderung menyukai warna krem dan perak, orang Timur Tengah lebih banyak memilih warna krem dan emas sebagaimana juga orang Amerika Latin.

Beberapa langkah sebelum pengujian mutiara adalah dengan meyakinkan bahwa mutiara itu palsu atau tidak? Karena harga mutiara relatif mahal sehingga kemungkinan pemalsuan juga dilakukan.Banyak cara yang dilakukan manusia untuk menghasilkan mutiara yang serupa dengan aslinya. Bahannya pun bervariasi dari jenis batuan tertentu, kaca, plastik, dan bahkan bagian dari cangkang kerang. Mutiara juga disortir apakah mutiara itu terbungkus nacre (nacreous) atau tidak (non nacreous)? Apakah mutiara itu terbentuk alami atau hasil budidaya? Mutiara yang terbungkus nacre adalah mutiara yang umum beredar di pasaran dan mayoritas adalah mutiara hasil budidaya. Sangat kecil kemungkinan mutiara alami (dan terbungkus nacre) beredar di pasaran dengan harga murah. Sayangnya, masih sangat sulit membedakan antara mutiara yang tak terbungkus nacre dengan mutiara yang dibentuk dari cangkang kerang, karena keduanya memiliki komposisi yang sama.Namun peminat mutiara tanpa nacre memang masih sedikit disamping selama ini kegiatan budidayanya baru ddijajaki (khusus beberapa mutiara eksotis dari beberapa siput). Parameter tambahan lain yang jadi bahan pertimbangan pemilihan mutiara adalah dari mana mutiara itu berasal. Apakah mutiara itu adalah mutiara air tawar atau mutiara air laut? Pengelompokkan juga terjadi dalam produk mutiara laut, apakah mutiara itu adalah mutiara Akoya atau South sea atau Tahiti (yang beberapa kalangan juga menggolongkan sebagai bagian dari mutiara south sea)? Pengetahuan ini memang dibutuhkan mengingat mutiara air tawar relatif lebih murah dibandingkan mutiara air laut. Bahkan untuk mutiara air laut juga terdapat pengelompokkan harga menurut jenis mutiaranya, mutiara Akoya relatif lebih murah dibandingkan mutiara Tahiti dan apalagi South sea. Perbandingan harga mutiara dengan kualitas kilau yang sama antara mutiara Akoya dan South sea (misalnya) bisa sangat jauh apalagi dibandingkan antara mutiara South sea dan mutiara air tawar. Indonesia semestinya bersyukur karena mutiara South Sea banyak diproduksi dari perairan Indonesia. Walaupun sejauh ini nilai kualitas mutiara yang diproduksi masih lebih rendah dengan jenis mutiara sama yang diproduksi Australia.

Setelah melewati beberapa proses di atas, mutiarapun diuji menurut sistem grading yang berlaku. Ada dua pemahaman atau aliran yang selama dipakai untuk kualifikasi kelas mutiara: AAA-A (AAA kualitas terbaik, A kualitas buruk) dan A-D (A kualitas terbaik, D kualitas buruk). Sayang sekali fleksibilitas masih sangat tinggi dalam pengkategorian kelas mutiara. Pemahaman setiap orang berbeda-beda dalam menempatkan kelas mutiara dengan karakteristik tertentu ke kategori yang disarankan. Sederhananya, pihak X mengkategorikan sebuah mutiara memiliki kualitas AAA namun pihak Y mengkualifikasinya dalam kategori AA, dst. Bahkan ada penjual mutiara yang menambah-nambahkan dengan mengkategorikan mutiaranya sebagai AAAA atau AAA+ sehingga bahkan untuk dua aliran grading di atas (AAA-A dan A-D) sering diubah sekehendak hati. Kualifikasi menurut AAA-A adalah kualifikasi yang terbentuk lebih dahulu. Sistim kualifikasi ini banyak dipakai untuk mengkualifikasi mutaira Akoya dan mutiara air tawar. Mutiara akoya adalah mutiara air laut hasil budidaya pertama (lihat artikel lainnya). Sementara sistem kualifikasi A-D lebih dikenal sebagai sistem kualifikasi Tahitian karena awalnya dipakai untuk kualifikasi mutiara Tahiti dan akhirnya South Sea. Namun, kualifikasi AAA-A juga bukan hanya untuk mutiara Akoya dan mutiara air tawar tapi juga sering diaplikasikan ke jenis mutiara lain (Tahiti dan South sea).

Secara detail, kualifikasi mutiara menurut sistem AAA-A adalah sebagai berikut (sumber: http://www.pearl-guide.com/pearl-grading.shtml)

  • AAA: Mutiara kualitas terbaik, tanpa bercak. Sangat berkilau dan setidaknya 95% permukaan tak cacat.
  • AA: Sangat berkilau dan 75% permukaan tak cacat.
  • A: Mutiara perhiasan kelas terendah, kilau kurang dan >25% permukaan mutiara bercacat

Sedangkan sistem A-D adalah sebagai berikut:

  • A: Mutiara kualitas terbaik, sangat berkilau, sedikit cacat <10%>
  • B: Sangat berkilau atau kilau sedang. Terlihat sedikit cacat namun tak lebih 30% dari luas permukaan
  • C: Kilau sedang, cacat permukaan tak lebih 60%
  • D: Memiliki cacat sedikit namun tak dalam dan tak lebih 60% dari luas permukaan

Sekali lagi, kedua sistem kualifikasi mutiara ini sangat terbuka akan interpretasi mengingat banyak faktor lain yang juga menjadi bahan pertimbangan dalam uji kualitas mutiara.
© 2007, N. Gustaf F. Mamangkey

28 comments:

windarti pamungkas said...

thanks buat informasinya. aku lagi jalanin bisnis kecil2 an mutiara. katanya dari lombok tapi kok murah pas dilihat benar saja banyak cacatnya. tp tak apa masih bisa dijual dengan segmen pasar bawah. tinggal modifikasi design.

Goestaf said...

Iya memang ada banyak yang "bermain" dengan keberadaan mutiara lombok. Bahkan disinyalir mutiara murahnya datang dari mutiara air tawar China. Kalo pengen beli mutiara murah yang banyak, well.. kontak aja salah satu produsen di China. Memangkas jalur birokrasi pasar hehehe. Namun kalau mutiara laut Lombok pasti mahal, kalau toh ditawarkan murah... hati-hati aja hehehe.... Selamat atas bisnisnya! Semoga lebih berkembang!

putri said...

Ditunggu partisipasinya ke ISOI di Bandung bulan November 2008 ya...

http://lautanku.wordpress.com/
atau
http://oceanography.itb.ac.id/a3/?p=125

musida said...

mutiara asli indonesia umumnya berwarna pink dan berukuran besar. jarang kita temukan di negara kita, hampir semuanya di borong jepang kemudian di re-ekspor ke eropa dan amerika. yang masuk ke indonesia justru mutiara jepang yang berukuran kecil dan berwarna kekuningan. perdagangan mutiara internasional dikuasai oleh suatu sindikat, mafia, kartel atau semacam itu.

Goestaf said...

Pro Musida. Terima kasih atas comment-nya. Barangkali warna pink yang dimaksudkan adalah glow/overtone-nya berwarna pink. Karena selama ini sepengetahuan saya belum ada kerang budidaya yang berwarna pink kecuali mutiara alami dari beberapa jenis siput famili Strombidae (Conchs). Kalau toh di pasaran ada yang berwarna pink, mutiara itu telah melewati proses treatment entah dengan pewarnaan, bleaching,dll. Khususnya mutiara Akoya (Chinese atau Japanese)banyak diproduksi berwarna pink mengingat pasarnya besar.

Mutiara Indonesia sendiri (yang diproduksi P. maxima) bukan yang paling besar. Yang paling besar selama ini diproduksi dari Australia (dari spesies yang sama). Namun, keunggulannya mutiara Indonesia banyak memproduksi warna gold, inilah yang membuat mahal. Walaupun persentasi warna gold masih sangat sedikit daripada variasi warna lain.

Anonymous said...

wah bagus infonya, klo pingin yang berbahasa Inggris silahkan click www.okpearl.blogspot.com

Goestaf said...

Saya sudah berkunjung ke okpearl, namun sayangnya informasi yang anda sampaikan sudah pernah saya baca tempo hari di alamat website yang lain. Sayang sekali, anda hanya menjiplak tanpa menyampaikan siapa sumbernya. So, kalau copy-paste informasi sebaiknya anda menyitir tulisan yang anda copy, supaya pengetahuan makin berkembang, apalagi pengetahuan mutiara. Terima kasih

sri said...

Tolong infonya kalau ada yang cari mutiara laut. Adik saya mo jual mutiara laut warna kekuning-kuningan. Oh, ya, berapa pasaran harga mutiara laut?

Riko said...

saya bergelut di dunia perhiasan di daerah los angeles. dan saya lihat pasaran mutiara jepang dan tahiti menguasai pasaran high-end. seperti yang dari Mikimoto. harga ritel bisa ratusan juta rupiah per kalung.. sayang di indonesia yang lautnya tersebar luas kurang di maksimalkan potensial nya. mudah mudahan kedepannya industri mutiara indonesia dapat lebih berkembang.

Goestaf said...

Sayang sekali memang. Soalnya yang membawa mutiara Indonesia kebanyakan negara yang menanamkan investasinya di Indonesia. Salah satunya Jepang. Jadi terkesan bahwa mutiara itu memang dari Jepang (misalnya).

Saat ini Menteri Kelautan dan Perikanan sementara menggenjot produksi mutiara Indonesia. Semoga ke depan industri ini menjadi industri mutiara rakyat.

Anonymous said...

Bantu jual mutiara gw donk

37 butir
terdiri dari
7 besar
30 kecil

mutiara asli bkn peranakan
di dapat dari pekanbaru

hub gw ya : 083181396103

Tim said...

Very nice post. You run a fascinating site. Do you have any sections on Akoya Pearls.

Anonymous said...

produsen dari china dapat di hubungi di mana ya?????????txq

Dasha said...

Hai...
saya punya mutiara dari perairan ambon.kira2 pasaran harga berapa ya?
bentuknya gak bulat.
terima kasih.

Anonymous said...

iya nih. saya juga buka usaha mutiara. kapan hari sempat ekspor ke buyer di eropa. trus kata orang eropanya dia bingung dengan sistem grading yang saya gunakan.

saya pake sistem grading AAA-A, A-D, dan A+ sekaligus.

Enno said...

Terima kasih untuk informasinya, sangat menarik, informatif dan menambah wacana saya. Kebetulan saat ini saya juga tertarik untuk memulai bisnis mutiara, terutama mutiara Lombok. Selain untuk memperkenalkan produk mutiara Indonesia di luar negeri, juga dapat menjadi sarana untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, terutama Lombok.

Apabila ada informasi mengenai lokasi produsen mutiara high quality, mohon dapat ditambahkan di artikel ini. Terima kasih.

Rowi Dewa Ruci said...

saya puny mutiara,, cuman yg ternak,,mungkin ada teman-teman yang berminat atau sekedar informasi tentang pembeli...

Anonymous said...

hai semua
salam knal ya
aku rodhy dr lombok desa sekarbela
klo ada yg brminat bisnis mutiara hub saia ya
harga miring kulitas di jamin memuaskan
081803636077
facebook (rodhyscrab@yahoo.co.id)
(odhytr@yahoo.com)

Anonymous said...

ada yang tahu tempat jual mutiara, saya punya mutiara dari ambon. thanks

Anonymous said...

pak riko coba minta e-mailnya biar bisa kita berbisnis..kbetulan sya jg export kehongkong mau coba export ke USA..atau hub saya di taufik.mutiara@rocketmail.com saya jamin mutiara budidaya punya saya yg bapak cari.trims

Anonymous said...

gila ya koe rodhy,hrga miring kualitas barang harus bagus!ma2k moyang kau ajar kau cara krja bgtu.?mamak koe tau koe bicara bgtu?

Anonymous said...

benar<mutiara air tawar yang beredar di lombok adalah import dari china.jadi kalau beli mutiara di lombok jangan beli mutiara air tawar.
beli mutiara air laut..hati-hati dengan shell pearl,itu juga mutiara kerang dari china. yang jadi masalah ada oknum pedagang yang tidak jujur,mutiara air tawar yang sudah berbentuk kalung kadang suka diklaim mutiara air laut..mutiara air laut lombok merupakan mutiara dengan kwalitas terbaik didunia. maslahnya,masih sedikit pembudidaya mutiara yang mau keluar biaya untuk meningkatkan kualitas mutiara.mutiara kyoko yang dibudidaya di perairan lombok tidak boleh beredar di lombok apalagi di indonesia,selesai panen langsung ekspor ke jepang.kalau saya jadi orang nomor satu di NTB,saya tutup itu perusahaan budidaya mutiara karena pemiliknya orng jepang.

Anonymous said...

Bisa gk taruh taruh alamat lengkapnya dan no hpnya,,,, jgn jd pngcut gitu,, ibumu ngajarin km jd pngcut ya,, klo gk ngrti masalah mutiara gk usah asal komen

Anonymous said...

Mungkin yg di kasi ke anda itu,, kwalitas low grade,, kisaran harga 5 ribu - 50 ribu/gramnya

Anonymous said...

Ya mungkin sistim gradingnya. Beda,,, klo cara grading sy pribadi hight qualiti ( AAA/A+) tebal,bunder, mulus tanpa cacat sdikitpun, kilau dan warna bagus,,,,

Anonymous said...

Mohon maaf pak,,Mutiara air laut n air tawar sangat mudah di bedakan dr bentuk, kilau, n warnanya,, orang awam pun klo udah liat mutiara, mungkin bisa langsung ngerti klo udah ngliat yg namanya mutiara air laut n air tawar,,, jd masalah pnipuan mungkin sulit untuk terjadi

Anonymous said...

Siapa bilang mutiara itu mudah dibedakan antara air laut dan air tawar.aku punya mutiara tapi gak tahu air laut atau tawar warnanya seperti pink.

Gustaf Mamangkey said...

Terima kasih buat urun rembuk para praktisi mutiara. Agaknya kita sebaiknya memiliki ruang khusus interaktif untuk membicarakan masalah-masalah ini demi peningkatan kualitas mutiara produksi kita dan tentunya peningkatan pendapatan hehehe. Salam :)